Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan kekuatan kepada kita semua, dimana pada saat ini kami selaku pendiri/pengasuh lembaga pendidikan Pondok Pesantren
�HADIQOTUL ULUM ASSYAFIIYAH � yang didukung oleh pemerintah desa Danau Lamo dan
semua lapisan Masyarakat telah mampu mendirikan sebuah lembaga pendidikan agama
(Pondok Pesantren) yang sudah memulai masa aktifnya sejak tanggal 15 Juli 2019
lalu .
Nama �HADIQOTUL ULUM� diambil dari bahasa arab yang artinya Taman Ilmu./
Kebun Ilmu dimana pondok pesantren ini, kami rancang sebagai taman untuk
menimbah ilmu dengan konsep alam.dengan Motto � Mengembangkan Budaya
Toleransi� hal ini sejalan dengan pengembangan pariwisata Cagar Budaya
Nasional percandian Muaro Jambi.
Keberadaan pondok pesantren yang bernuansa alam dengan pengembangan budaya
toleransi ini diharapkan dapat menjadi sebuah inspirasi bagi masyarakat sekitar kawasan percandian muaro jambi
khususnya, untuk bersama-sama menyayangi
lingkungan dan melestarikan budaya setempat .
Tingginya partisipasi
masyarakat dalam hal pendirian Pondok Pesantren ini menjadikan kami para
pendiri/pengurus pondok pesantren
Hadiqotul Ulum Assyafiiyah lebih
bersemangat untuk mengembangkan pendidikan agama , agar lahir dan tumbuh generasi-generasi
muslim dan Muslimah yang Qur�ani dan berakhlak Mulia.
Munculnya ide/ gagasan
dalam pendirian pondok pesantren Hadiqotul Ulum ini,dilatar belakangi oleh
tingginya minat para orang tua yang akan meneruskan pendidikan putra dan
putrinya setelah menamatkan pendidikan tingkat sekolah dasar.Khususnya di Desa
Danau Lamo dan umumnya di Provinsi Jambi
ini. Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat ratio/perbandingan arus
siswa setiap tahunnya. khusus tahun pelajaran 2021/2022, dimana sekolah dasar
SDN.105/IX Danau Lamo melepaskan 31 orang siswa. Dimana dari 31 siswa tersebut
100 % siswanya itu memilih/ meneruskan
pendidikan nya ke Pondok �pondok Pesantren yang tersebar di provinsi jambi dan
bahkan ada yang ke luar daerah.
Dengan adanya minat
belajar agama yang tinggi dikalangan masyarakat,maka sudah dipastikan setiap
tahunnya putra putri desa Danau Lamo ini khususnya, selalu muncul
tamatan tamatan pondok pesantren dan bahkan juga bermunculan serjana
�serjana agama dari berbagai jurusan dan
universitas.
`
Seiring dengan
bermunculannya tamatan pondok Pesantren
dan serjana �serjana agama tersebut. Maka dipandang sangat perlu adanya penambahan lembaga pendidikan
agama ini, sebagai wadah atau upaya untuk memperdayakan lulusan pondok �pondok
Pesantren dan serjana �serjana tersebut
agar ilmu dan gelar keserjanaan nya itu tidak disalah gunakan. Selain itu juga
seiring dengan kemajuan zaman dan kebutuhan hidup yang selalu meningkat,
seringkali muncul keluhan para orang tua terhadap pendidikan anak �anaknya
terutama yang menyangkut dengan pembiayaan sekolah apalagi disekolah �sekolah
yang elit dan moderen.
Disini !, di Pondok pesantren Hadiqotul Ulum Assyafiiyah
kami akan mencoba untuk membuat suatu gagasan pola pendidikan yang trampil
,mandiri serta berakhlak mulia. Artinya dipondok ini para santri tidak hanyan
kami didik dan dibina dengan ilmu agama saja akan tetapi para santi akan kami
didik dan kami bina untuk trampil , mandiri dan mampu berwira usaha.dengan menerapkan langkah �
langkah sebagai berikut.:
a. Para santri diwajibkan Mondok dengan pola pondok yang
dibuat sendiri dengan ukuran 3x3.M .atau seperlunya.
b. Para santri diwajibkan mengikuti semua rangkaian kegitan
pondok , mulai dari ibadah ,mengaji (baca Al-Quran) dll
c. Para santri diwajibkan untuk memasak dan mencuci
pakaian sendiri
d. Para santri akan diberikan usah �usaha dibidang peternakan, perkebunan, Kuliner
,kerajinan tangan dan kepariwisataan
Dengan diterapkannya pola pendidikan seperti ini kami yakin biaya hidup para santri selama dipondok ini
akan jauh lebih ringan dibandingkan jika mereka makan secara catering /KOS
Dengan demikian tidak ada alasan bagi para orang tua khususnya warga masyarakat
desa Danau Lamo untuk tidak menyekolakan anaknya.
Sebagai tujuan akhir dan
yang menjadi harapan kita semua nantinya
pondok pesantren Hdiqotul Ulum Assyafiiyah desa Danau Lamo ini mampu melahirkan para santri yang trampil,mandiri
,berakhlak mulia dan mampu berwira usaha. Sehingga para santri lulusan
mampu hidup disituasi kehidupan yang bagaimanapun,dan berdaya guna ditengah
kehidupan bermasyarakat.
Namun semua usaha dan
gagasan yang telah disusun sedemikian
rupa,tentunya akan lebih membuahkan hasil apabila didukung oleh sarana dan
praserana yang memadai, terutama
Sarana belajar yang memadai. Yang
pada saat ini manjadi kebutuhan dasar kami, disamping kebutuhan lainnya seperti
Musholla/ Rumah ibadah,MCK dan lainnya. Maka dari itu uluran tangan /bantuan
dari pemerintah sangat kami harapkan,
demi terwujudnya cita cita kami. Semoga
Allah SWT senantiasa melapangkan
rezki kita semua. Amien Ya Robbal Alamin.
© Direktory Papkis. All Rights Reserved. Created by Bidang Papkis Kanwil Kemenag Provinsi Jambi